Artikel Terbaru
Pahami 3 Cara Menghitung Bunga Tabungan di Bank!
16 Jun 2022

Bunga Tabungan di Bank
‘Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.' Peribahasa tersebut sering didengar ketika mulai menabung untuk masa depan. Ya, saldo tabungan Anda pun meningkat karena ada tambahan suku bunga di dalamnya. Anda pasti penasaran dengan cara menghitung bunga tabungan di rekening, bukan?
Apakah suku bunga itu? Suku bunga merupakan sejumlah dana dari bank yang harus dibayarkan kepada nasabah. Dana tersebut merupakan imbalan dari bank untuk nasabah karena sudah menggunakan layanan simpanan. Suku bunga ini dibayarkan secara berkala sesuai kebijakan bank, biasanya secara bulanan atau tahunan.
Banyak nasabah pasti sudah familier dengan istilah suku bunga, tetapi belum paham mengenai mekanisme penghitungannya. Baca artikel OK Bank ini supaya Anda memahami cara menghitung suku bunga tabungan.
Cara Menghitung Bunga Tabungan serta Contohnya
Ada tiga metode menghitung bunga tabungan berdasarkan jenis saldonya, yaitu saldo terendah, saldo rata-rata, dan saldo harian. Masing-masing metode tersebut memiliki rumus yang berbeda untuk diterapkan. Bagaimana cara menghitungnya?
Agar penghitungannya lebih mudah, perhatikan dahulu ilustrasi transaksi tabungan di bawah ini sebagai contohnya. Ilustrasi ini akan digunakan untuk menghitung tiga jenis suku bunga tersebut.
Sebagai contoh, Riska menabung di Bank ABC setiap minggunya dan pernah melakukan transaksi penarikan. Bank ABC memberikan suku bunga sebesar 3% setiap bulannya. Berikut ini ilustrasi mutasi rekening Riska.
Mari kita hitung bunga tabungan Riska menggunakan tiga metode di bawah ini.
1. Cara Menghitung Bunga berdasarkan Saldo Terendah
Penghitungan suku bunga tabungan ini dilakukan dengan melihat saldo terendah dalam satu periode di mutasi rekeningnya. Perlu diketahui, jumlah suku bunga berdasarkan indikator ini bisa berbeda-beda, tergantung jumlah saldo terendah tiap bulannya.
Rumus penghitungannya adalah:
Bunga = saldo terendah x (suku bunga x jumlah hari dalam sebulan) : 365 hari.
Saldo terendah pada periode tersebut adalah Rp6.000.000, sedangkan bulan Juni berlangsung selama 30 hari. Jadi, suku bunga yang didapatkan dari mutasi rekening di atas adalah:
Bunga = 6.000.000 x (3% x 30) : 365
= 14.795
Jadi, suku bunga yang didapatkan Riska selama periode mutasi rekening tersebut sebesar Rp14.795.
2. Cara Menghitung Bunga berdasarkan Saldo Rata-rata
Pada metode ini, bank harus menghitung dahulu saldo rata-rata dalam satu periode mutasi rekening. Setelahnya, barulah dilakukan penghitungan menggunakan rumus di bawah ini:
Bunga = saldo rata-rata x (suku bunga tabungan x jumlah hari dalam sebulan) : 365 hari.
Pertama, Anda harus menjumlahkan seluruh saldo pada satu periode mutasi rekening. Gunakan rumus: jumlah saldo x jarak hari untuk menghitungnya.
Jarak hari yang dimaksud adalah rentang antara transaksi awal dan transaksi berikutnya. Contohnya, transaksi pertama terjadi pada 1 Januari, kemudian transaksinya terjadi lagi pada 6 Januari. Jadi, jaraknya adalah 5 hari.
Jadi, penghitungannya sebagai berikut:
- 6.000.000 x 5 = 30.000.000
- 7.500.000 x 3 = 22.500.000
- 7.000.000 x 4 = 28.000.000
- 9.000.000 x 7 = 63.000.000
- 10.000.000 x 3 = 30.000.000
- 8.000.000 x 4 = 32.000.000
- 8.500.000 x 3 = 25.500.000
Total saldo di atas sebesar: 231.000.000. Kemudian, total tersebut dibagi jumlah hari, hasilnya: 231.000.000 : 30 = 7.700.000
Barulah Anda bisa menghitung suku bunganya menggunakan rumus di atas:
Bunga = 7.700.000 x (3% x 30) : 365
= 18.986
Jadi, suku bunga yang didapatkan Riska berdasarkan jumlah saldo rata-rata sebesar Rp18.986.
Baca juga: Memahami Perbedaan Tabungan dan Deposito
3. Cara Menghitung Bunga berdasarkan Saldo Harian
Terakhir, metode ini digunakan berdasarkan jumlah saldo harian pada periode atau bulan berjalan di mutasi rekening. Berikut ini rumusnya:
Bunga = saldo harian x suku bunga tabungan x jarak hari : 365 hari
Masing-masing saldo akhir dikalikan menggunakan rumus di atas, kemudian ditambahkan. Mari kita lihat contoh penghitungan bunganya berdasarkan mutasi rekening di atas:
- 6.000.000 x 3% x 5 : 365 = 2.466
- 7.500.000 x 3% x 3 : 365 = 1.849
- 7.000.000 x 3% x 4 : 365 = 2.301
- 9.000.000 x 3% x 7 : 365 = 5.178
- 10.000.000 x 3% x 3 : 365 = 2.466
- 8.000.000 x 3% x 4 : 365 = 2.630
- 8.500.000 x 3% x 3 : 365 = 2.795
Total bunga = 19.685
Jadi, total bunga yang didapatkan Riska sebesar: Rp19.685.
Apakah Anda sudah memahami cara menghitung bunga tabungan dengan tiga metode di atas? Besaran suku bunga di atas memang lebih kecil dibandingkan saldonya, tetapi makin bertambah apabila Anda lebih sering menabung secara berkala. Penghitungan suku bunga di atas tentu berdasarkan kebijakan masing-masing bank pengelolanya.
Bukalah rekening tabungan di OK Bank untuk mendapatkan suku bunga kompetitif setiap bulannya. Download aplikasi OK Bank dan Anda bisa membuka rekening hanya di rumah tanpa perlu datang ke lokasi kami. Siapkan masa depan Anda secara mudah dan aman hanya bersama tabungan online dari OK Bank.
